RANCANG BANGUN ALAT DESTILASI ADSORPSI PADA PEMBUATAN BIOETANOL TRADISIONAL


Usaha alkohol sampai saat ini masih sembunyi-sembunyi karena belum mempunyai dasar hukum (ilegal) dan penggunaanya masih melanggar peraturan pemerintah. Hal ini karena hasil produksi alkohol dengan kadar 40 – 50 %, yang kemudian dijual kepada masyarakat umum terutama para nelayan daerah sekitarnya, sebagai minuman keras dan sebagian digunakan sebagai obat gosok (jamu). Oleh karena itu perlu campur tangan pemerintah dan akademisi untuk dapat mengusahakan industri rakyat tersebut menjadi legal. Salah satunya adalah meningkatkan kadar alkohol minimal 90 % agar dapat dijual ke industri – industri atau jika memungkinkan sampai 99 % yang dapat digunakan sebagai bahan bakar bioetanol. terdapat masyarakat yang telah mampu membuat bioetanol dengan kadar 90%, namun demikian karena bahan baku yang berasal dari gula kelapa yang harganya relatif mahal, maka harga jualnya juga lebih mahal. Ada dua alternatif untuk mengatasi masalah ini, yaitu dengan mencari bahan baku yang lain yang harganya relatif murah seperti limbah pabrik gula (tetes) atau dengan meningkatkan kadar bioetanol dengan kadar minimal 96% yang dapat dijual sebagai biotanol teknis atau kadar minimal 99% yang dapat digunakan sebagai bahan bakar (fuel grade) sehingga harganya lebih mahal.

Teknologi yang sering dipakai untuk meningkatkan kadar alkohol dengan kadar yang lebih tinggi dari 95% adalah dengan menggunakan adsorben molekular sieve maupun dengan teknologi membran. Akan tetapi teknologi ini kurang tepat jika digunakan untuk industri-industri rumah tangga karena harganya yang relatif mahal dan prosesnya cukup rumit. Oleh karena itu perlu dikaji suatu peralatan yang mudah diaplikasikan untuk meningkatkan kadar bioetanol dengan menggunakan proses distilasi adsorpsi.

Ada dua aspek penting pada penelitian ini yang akan dikaji adalah disain peralatan distilasi adsorpsi yang mudah diaplikasikan oleh masyarakat dan jenis adsorben yang akan digunakan untuk meningkatkan kadar bioetanol.  Dalam hal ini jenis adsorben yang akan dikaji adalah zeolit alam dan adsorben pati. Zeolit alam dan pati dipilih sebagai adsorben karena mudah diperoleh dan harganya relatif murah. Akan tetapi sebelum digunakan zeolit alam dan pati perlu dimodifikasi / diaktifasi sehingga dapat digunakan sebagai adosrben. silakan mencoba dan selamat bekerja

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: